INDRAMAYU - BMKG mengeluarkan peringatan dini angin kencang yang diprakirakan terjadi pada 4–5 Februari 2026 di wilayah DKI Jakarta dan perairan Utara Jawa Barat. Kondisi ini berpotensi menimbulkan gelombang tinggi dan membahayakan aktivitas pelayaran.
Kepala BMKG Stasiun Bandung menyampaikan, wilayah yang terdampak meliputi Perairan Kepulauan Seribu, Bekasi–Karawang, Subang, hingga Indramayu–Cirebon. Kecepatan angin diperkirakan dapat mencapai 20 knot, terutama pada siang hingga sore hari, dengan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter atau lebih.
BMKG mengimbau nelayan, pelaku wisata bahari, dan pengguna jasa pelayaran untuk meningkatkan kewaspadaan. Selain risiko kecelakaan laut, masyarakat pesisir juga diminta waspada terhadap potensi pohon tumbang, reklame roboh, dan bangunan non permanen akibat angin kencang.
