INDRAMAYU - Menjelang musim haji tahun 2026, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Indramayu mulai mematangkan berbagai persiapan. Langkah ini dilakukan menyusul penetapan calon jemaah haji asal Indramayu sebagai kloter pertama yang akan diberangkatkan dari Embarkasi Haji Indramayu.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten
Indramayu, Effendy, menyampaikan bahwa proses administrasi jemaah telah mulai
dilakukan sejak dini. Mulai dari pengurusan paspor, biovisa, hingga Machine
Readable Travel Document (MRTD) kini sedang dipersiapkan secara bertahap.
"Persiapan sudah kami lakukan sejak sekarang, terutama
kelengkapan dokumen jemaah. Karena Indramayu akan menjadi kloter pertama yang
berangkat dari Embarkasi Haji Indramayu, maka semuanya harus benar-benar
siap," ujar Effendy saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (4/2/2026).
Ia menjelaskan kuota haji Kabupaten Indramayu pada tahun
2026 mencapai 2.980 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.730 calon jemaah
telah menyelesaikan proses pelunasan biaya haji dan dipastikan dapat berangkat
ke Tanah Suci.
"Ini jumlah yang cukup besar. Biasanya setiap tahun di
bawah 2.000 jemaah, bahkan tahun lalu hanya 1.768 orang. Tahun ini menjadi yang
terbanyak sepanjang beberapa tahun terakhir," ungkapnya.
Dengan jumlah jemaah tersebut, Kabupaten Indramayu
diperkirakan akan mendapatkan alokasi enam kloter.
Setiap kloter terdiri dari sekitar 445 jemaah dan seluruhnya
diberangkatkan melalui Embarkasi Haji Indramayu.
"Bisa enam kloter atau bahkan lebih, tergantung
pembagian jadwal yang ditetapkan. Yang jelas, Indramayu mendapat kehormatan
sebagai kloter pertama," tambah Effendy.
Ia menambahkan, jemaah kloter pertama asal Indramayu
dijadwalkan masuk asrama haji pada 21 April 2026, dan akan terbang menuju Arab
Saudi pada 22 April 2026.
Tahun ini, kata Effendy, Embarkasi Haji Indramayu akan
melayani sekitar 40 kloter, sementara Embarkasi Bekasi melayani 28 kloter.
"Jumlah kloter meningkat dibandingkan tahun lalu yang
hanya sekitar 30 kloter. Penambahan ini karena Embarkasi Haji Indramayu juga
melayani jemaah dari berbagai daerah di Jawa Barat, seperti Bandung, Cimahi,
Tasikmalaya, Ciamis, hingga Kabupaten Bekasi," jelasnya.
Mengenai mekanisme keberangkatan, Effendy mengatakan masih
sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
Jemaah akan bertolak dari Pendopo Indramayu menuju Embarkasi
Haji Indramayu, menginap satu malam, lalu diterbangkan melalui Bandara
Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka.
"Harapannya seluruh proses berjalan lancar. Walaupun
pelaksanaan masih beberapa bulan mendatang, kami bersama KBIH di Indramayu
terus melakukan persiapan agar jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan
aman, nyaman, dan khusyuk di Tanah Suci," pungkas Effendy.
