Cuaca Buruk Kapal Nelayan Dadap Terbalik, 1 Orang ABK Masih Dalam Pencarian

 

INDRAMAYU, – Sebuah Kapal nelayan KM. Baru Kasih GT 2 dilaporkan terbalik setelah diterjang ombak besar akibat cuaca buruk.

Peristiwa ini terjadi di perairan Muara Kali Kamal, Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jumat 23 Januari 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.

Insiden tersebut mengakibatkan tiga anak buah kapal (ABK) terjatuh ke laut, dua di antaranya selamat, sementara satu orang hingga kini masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal nelayan tersebut tengah dalam perjalanan pulang setelah melaut.

Namun nahas, saat mendekati muara, kapal terhempas gelombang tinggi yang dipicu kondisi cuaca ekstrem, hingga akhirnya terbalik.

Akibat kejadian itu, tiga ABK kapal terjatuh ke laut. Dua orang berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke arah pantai, sedangkan satu orang lainnya terseret arus dan dinyatakan hilang.

Kedua korban selamat diketahui bernama Carsidi bin Rasma (30) dan Endi bin Kodir (28). Keduanya kemudian dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di RSUD Krangkeng, Indramayu.

Sementara itu, satu korban yang masih dalam pencarian bernama Kartono (42). Hingga Jumat siang, upaya pencarian terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bandung, Ade Dian Permana SAP MSi mengatakan pihaknya langsung merespons laporan kejadian tersebut dengan mengerahkan tim penyelamat dari Pos SAR Cirebon.

“Setelah melaksanakan koordinasi dengan Satpol PP Kecamatan Juntinyuat dan memastikan bahwa kejadian tersebut valid, kami mengirimkan tim rescue beserta alut dan peralatan SAR untuk melaksanakan operasi pencarian,” ujarnya.

Pencarian dilakukan dengan menyisir perairan sekitar lokasi kejadian, termasuk area muara dan pesisir pantai yang diduga menjadi jalur hanyut korban.

Ade menambahkan, proses pencarian sempat terkendala kondisi cuaca yang masih kurang bersahabat, ditandai dengan gelombang tinggi dan angin kencang.

Meski demikian, tim tetap berupaya maksimal dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi para nelayan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem melanda wilayah perairan Indramayu dan sekitarnya.

Pihak SAR juga mengimbau nelayan agar rutin memantau informasi prakiraan cuaca sebelum melaut guna meminimalkan risiko kecelakaan di laut.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian terhadap korban hilang masih terus berlangsung. Tim SAR berharap korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama