Dandim 0616/Indramayu Tinjau Pembangunan Proyek Strategis Nasional Milik TNI


INDRAMAYU - Kodim 0616/Indramayu, Letkol Arm Tulus Widodo, meninjau langsung lokasi pembangunan Yonif TP 889/Gagak Winangsih dan Sekolah Rakyat pada Kamis, 5 Maret 2026. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan Proyek Strategis Nasional atau PSN di wilayah tersebut berjalan aman dan lancar.

Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung progres pembangunan fisik di lapangan secara mendetail. Dandim ingin memastikan seluruh tahapan pekerjaan proyek milik TNI tersebut berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya.

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Arm Tulus Widodo menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian penting dari program strategis pemerintah. Proyek ini memiliki peran vital dalam mendukung pembangunan nasional sekaligus penguatan sistem pertahanan di wilayah Kabupaten Indramayu.

Terkait teknis pelaksanaan, Dandim menekankan pentingnya ketepatan waktu dan tata kelola administrasi yang tertib di lapangan. “Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai dengan target yang telah ditentukan sehingga keberadaan Yonif TP 889/Gagak Winangsih dan SR nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat maupun dalam mendukung tugas TNI,” ujar Dandim.

Selain mengecek progres bangunan Sekolah Rakyat, Dandim juga meninjau lahan yang direncanakan untuk pengembangan area Yonif TP ke depan. Langkah ini diambil guna memastikan kesiapan lokasi serta berbagai aspek pendukung infrastruktur lainnya agar tidak terkendala di kemudian hari.

Pengawasan langsung dari pimpinan kewilayahan ini diharapkan mampu memacu percepatan pembangunan agar selesai tepat pada waktunya. Keberadaan proyek strategis ini diyakini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi kemajuan ekonomi dan sosial wilayah Indramayu.

Lokasi pembangunan PSN ini diketahui berada tidak jauh dari tugu titik nol wilayah Indramayu Barat yang cukup ikonik. Kawasan tersebut saat ini tengah digadang-gadang sebagai pusat pertumbuhan baru seiring dengan rencana pemekaran wilayah di masa depan.*rri

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama