BANYUASIN, SUMSEL — Kabar duka datang dari perairan Banyuasin. Seorang perantau asal Bandung Barat, Ipan Nurzaman (25), dilaporkan hilang diduga diterkam buaya liar saat memperbaiki perahu jukung, Senin (6/6/2026) dini hari.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.53 WIB di Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau. Saat itu korban bersama 3 rekannya hendak memperbaiki perahu sewaan di pinggir dermaga. Ketiga rekannya turun lebih dulu ke sungai. Ipan yang menyusul dengan melompat ke air diduga langsung diterkam buaya.
"Dari hasil penyelidikan sementara, diduga korban hilang akibat diterkam buaya liar yang berada di lokasi kejadian," ujar Direktur Polairud Polda Sumsel, Kombes Pol Heru Agung Nugroho.
Rekan-rekan korban sempat berusaha memanggil dan mencari, namun Ipan tidak muncul lagi ke permukaan.
Ipan diketahui warga Cililin, Bandung Barat. Selama setahun merantau di Sumsel, ia sukses membangun usaha pasokan air bersih untuk kapal setelah keluar dari perusahaan tambang.
Hingga kini, jasad korban belum ditemukan. Tim gabungan Ditpolairud Polda Sumsel, personel Kapal Polisi V-1038 Pos Pangkalan Sandar Penuguan, dan warga terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.
Informasi pertama kali diterima petugas Kapal Polisi V-1038 yang langsung bergerak ke lokasi untuk membantu pencarian.
Doa terbaik untuk keluarga korban. Semoga almarhum segera ditemukan.
#PrayForIpan #BandungBarat #Banyuasin #SumateraSelatan #BeritaDuka #OrangHilang #BuayaBanyuasin #DitpolairudPoldaSumsel #PulauRimau #PeristiwaHariIni
