[BREAKING] 7 Nelayan Kepri Ditangkap di Malaysia, Diduga Kapal Hanyut karena Jangkar Rusak


KEPRI - Tujuh nelayan asal Kepulauan Riau ditangkap otoritas Malaysia di perairan Sarawak. Mereka diduga tidak sengaja masuk perairan Malaysia setelah kapal terbawa angin akibat jangkar tidak berfungsi.

Kepala BP2D Kepri, Doli Boniara membenarkan penangkapan tersebut, Jumat (31/7). Ketujuh nelayan diamankan dalam dua rombongan berbeda waktu.


Rombongan 1 (5 orang):
Ocep (Tanjungpinang), Suherman (Lingga), Safarudin (Bintan), Kamisa & M. Yusni (Anambas)


Rombongan 2 (2 orang):
Suhardiy (Natuna) & Kamaruzaman (Anambas)

Hingga kini BP2D Kepri masih menelusuri kronologi lengkap dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta otoritas Malaysia untuk memastikan kondisi dan lokasi penahanan mereka.


Rincian Nelayan dan Koordinasi Pemerintah

  • Rombongan Pertama (5 orang): Ocep (Tanjungpinang), Suherman (Lingga), Safarudin (Bintan), Kamisa (Anambas), dan M. Yusni (Anambas).
  • Rombongan Kedua (2 orang): Suhardiy (Natuna) dan Kamaruzaman (Anambas).
  • Dugaan Penyebab: Jangkar kapal rusak sehingga kapal terbawa arus angin dan masuk ke perairan Sarawak, Malaysia.
  • Tindakan Lanjutan: Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah (BP2D) Kepri sedang berkoordinasi dengan instansi terkait dan pihak berwenang di Malaysia untuk memastikan kondisi serta lokasi penahanan para nelayan.

Semoga lekas pulang dengan selamat. 🙏


#NelayanKepri #NelayanIndonesia #Kepri #Tanjungpinang #Lingga #Bintan #Anambas #Natuna #Sarawak #Malaysia #BeritaKepri #InfoKepri #BP2D

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama